قال النووي في أصل الروضة : وفي وجه شاذ أنه يكفي غَسل ما سوى الولوغ مرة ، كغسل سائر النجاسات ، وهذا الوجه قال في شرح المهذب : إنه مُتَّجَه وقوي من حيث الدليل ؛ لأن الأمر بالغسل سبعًا إنما كان ليُنَفرهم عن مؤاكلة الكلاب
Artinya: Imam Nawawi berkata dalam kitab Raudah: Menurut pendapat yang langka (syadz), cukup membasuh satu kali pada najis anjing selain bekas jilatan sebagaimana membasuh najis yang lain. Pendapat ini dikatakan Nawawi dalam Al-Majmuk Syarah Muhadzab: Pendapat ini diunggulkan dan kuat dari sisi dalil karena perintah membasuh tujuh kali itu untuk membersihkan dari bekas makan anjing.
Adapun sabun dapat berfungsi sebagai pengganti tanah untuk menyucikan najis anjing menurut salah satu pendapat seperti dikutip dalam kitab Kifayatul Akhyar 1/63 sbb:
وهل يقوم الصابون والأشْنَان مقام التراب ؟ فيه أقوال ، أحدها : نعم ، كما يقوم غير الحجر مقامه في الاستنجاء ، وكما يقوم غير الشَّب والقَرْظ في الدباغ مقامه ، وهذا ما صححه النووي في كتابه (رءوس المسائل) . والأظهر في الرافعي والروضة وشرح المهذب أنه لا يقوم ؛ لأنها طهارة متعلقة بالتراب فلا يقوم غيره مقامه كالتيمم . والقول الثالث : إن وُجد التراب لم يَقُمْ ، وإلا قام . وقيل : يقوم فيما يفسده التراب كالثياب دون الأواني .
Artinya: Apakah sabun dan lumut bisa berfungsi sama dengan debu? Ada beberapa pendapat. Pertama, iya. Sebagaimana berfungsinya selain batu sama dengan batu dalam istinjak (Jawa, cewok)... Ini adalah pendapat yang disahihkan Nawawi dalam kitabnya Ru'us al-Masa'il. Yang paling dhahir dalma pendapat Rofi'i, Raudah dan Al-Majmuk adalah tidak karena kesuciannya berkaitan dengan debu maka yang lain tidak bisa disamakan. Pendapat ketiga, apabila ada debu maka yang lain tidak dianggap. Kalau tidak ada debu, maka sabun bisa dijadikan pengganti. Menurut satu pendapat: sabun bisa berfungsi seperti debu pada benda yang bisa rusak dengan debu seperti baju, bukan wadah.
Tambahan Ref ;
ﻓﺎﺋﺪﺓ : ﺍﻟﻤﺬﻫﺐ ﻭﺟﻮﺏ ﻏﺴﻞ ﻣﺎ ﺃﺻﺎﺑﻪ ﺍﻟﻜﻠﺐ ﻣﻊ ﺍﻟﺮﻃﻮﺑﺔ ﻭﻟﻮ ﻣﻌﻀﺎً ﻣﻦ ﺻﻴﺪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ، ﻭﻗﻴﻞ : ﻳﺠﺐ ﺗﻘﻮﻳﺮﻩ ، ﻭﻗﻴﻞ : ﻳﻌﻔﻰ ﻋﻦ ﻣﺤﻞ ﻧﺎﺑﻪ ﻭﻇﻔﺮﻩ ، ﻭﻗﻴﻞ : ﻃﺎﻫﺮ ، ﻗﺎﻝ ﻓﻲ ﺍﻹﻣﺪﺍﺩ ﻭﻧﻘﻠﻪ ﺍﻟﺒﺠﻴﺮﻣﻲ ﻋﻦ ﻡ ﺭ : ﻣﺎ ﻋﺪﺍ ﺍﻷﺧﻴﺮﺓ ﻭﺯﺍﺩ ، ﻭﻗﻴﻞ : ﺗﻜﻔﻲ ﺍﻟﺴﺒﻊ ﻣﻦ ﻏﻴﺮ ﺗﺘﺮﻳﺐ ، ﻭﻗﻴﻞ : ﻳﺠﺐ ﻣﺮﺓ ﻓﻘﻂ ﺍﻫـ ، ﻭﻟﻮ ﻟﻢ ﺗﺰﻝ ﺍﻟﻌﻴﻦ ﺇﻻ ﺑﺴﺖ ﻏﺴﻼﺕ ﻣﺜﻼً ﺣﺴﺒﺖ ﻣﺮﺓ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻌﺘﻤﺪ ، ﻟﻜﻦ ﻳﻜﻔﻲ ﺍﻟﺘﺘﺮﻳﺐ ﻓﻲ ﺇﺣﺪﺍﻫﺎ ﻗﺒﻞ ﺇﺯﺍﻟﺔ ﺍﻟﻌﻴﻦ ،
________________________________
Babi adalah najis. Allah berfirman dalam QS Al-An'am 145. Rijs dalam ayat tersebut bermakna najis menurut mayoritas ulama. Namun apakah najis babi sama dengan najis anjing? Ulama berbeda pendapat. Imam Nawawi dalam Syarah Muslim, 1/448 menyatakan bahwa Kebanyakan ulama berpendapat bahwa najis babi tidak perlu dibasuh 7 kali. Ini pendapat Imam Syafi'i dan pendapat ini cukup kuat dalilnya.
وذهب أكثر العلماء إلى أن الخنزير لا يفتقر إلى غسله سبعاً، وهو قول الشافعي، وهو قوي في الدليل
Tambahan ref ;
Tidak ada komentar:
Posting Komentar