Kamis, 28 Juli 2016

HUKUM MENGHAYAL

Dan yang lebih utama bagi nasik menikah atau tidak adalah apa yang lebih selamat bagi Agamanya dan lebih mashlahat bagi hatinya dan lebih mengumpulkan fikirannya , Di makruhkan dengan makruh banget bagi yang tidak punya istri berfikir perkara wanita dengan fikiran yang bisa mendorong nafsu condong kepada mereka , barang siapa mendapat cobaan seperti itu dan ia tak bisa memecahkannya dengan sibuk melaksanakan tugas-tugas ibadah maka hendaklah ia menikah , jika tak mampu menikah maka berpuasalah karena berpuasa dapat memecah syahwat.


والأفضل للناسك من التزوج وتركه ما كان منهما أسلم لدينه وأصلح لقلبه وأجمع لفكره، ويكره كراهة شديدة لمن لا زوجة له أن يتفكر في شأن النساء التفكير الذي يحمل النفس على الميل إليهن، ومن بلي بذلك ولم يقدر على قمعه بوظائف العبادات فعليه بالتزوج فإن لم يستطيع فعليه بالصوم فإنه يكسر الشهوة

Rujukan Kitab ;
Risalatul Mu'awanah Habib 'Abdullah bin 'Alwiy Al-Haddad

Tidak ada komentar:

Posting Komentar