Selasa, 01 Agustus 2017

SATU KAMBING UNTUK SATU KELUARGA




Seekor kambing yang telah ditentukan untuk kurban, maka hanya cukup untuk 1 orang saja. Namun ketika ada seseorang yang menyembelih 1 kambing diniati untuk dirinya dan keluarganya, atau dia menyembelih kambing untuk dirinya dan orang lain,maka hal itu diperbolehkan. Karena adanya hadist Nabi s.a.w riwayat Muslim : bahwasanya Nabi saw menyembelih dua kambing, dan beliau berdo’a :  ya Allah terimalah (kambing kurban ini) dari Muhammad, keluarga Muhammad dan umat Muhammad. Ini menjelaskan bahwa udhiyah (kurban) adalah sunnah kifayah (jika 1 orang melakukannya maka gugurlah kesunnahan yang lain) dan 1 orang tersebut mewakili ahli keluarga seperti hukum memulai mengucapkan salam dan menjawab hamdalah bagi yang bersin.

Di dalam kitab Al Majmu’ Imam Nawawi menjelaskan bahwa : Termasuk yang diambil dalil dari pendapat ini adalah hadist shohih di dalam kitab Al-Muwattho’: Bahwa Abu Ayyub Al Anshory berkata ; suatu hari kita menyembelih kurban satu kambing, yang mana hal itu dilakukan oleh satu laki-laki dan diperuntukkan untuk dirinya dan keluarganya. Setelah itu para masyarakat saling berlomba melakukan hal tersebut,hingga hal itu menjadi sebuah kebanggaan. Akan tetapi pahala dari kurban sebenarnya adalah untuk orang yang menyembelih itu saja.Karena dialah yang melakukannya.Sebagaimana orang yang menggugurkan kewajiban fardhu kifayah, maka yang mendapatkan pahala juga hanya yang melakukan (menyembelih qurban) saja.

Sebagaimana keterangan yang termaktub dalam Kitab I'anatut Tholibin bahwa apabila salah satu anggota keluarga sudah qurban maka satu keluarga sudah tidak ada lagi tuntutan dan semua sudah mendapat kesunnahan yang walaupun disunnahkkan bagi tiap individu dikeluarga tersebut.
Di jelaskan dalam kitab Tuhfah : yang dimaksud sunnah kifayah adalah gugur tuntutan kesunnahan bagi yang lain untuk mengerjakannya namun dari segi pahala tetap orang yang melakukan qurban yang mendapatkan pahalanya bukan yang lainnya.


مغنى المحتاج : ج4  ص359
( والشاة ) المعينة تجزئ ( عن واحد ) فإن ذبحها عنه وعن أهله أو عنه وأشرك غيره في ثوابها جاز ، وعليهما حمل خبر مسلم
أنه صلى الله عليه وسلم { ضحى بكبشين ، وقال : اللهم تقبل من محمد وآل محمد ، ومن أمة محمد } وهي في الأولى سنة كفاية كما مرت الإشارة إليه تتأتى بواحد من أهل البيت كالابتداء بالسلام ، وتشميت العاطس .
قال في المجموع : ومما يستدل به لذلك الخبر الصحيح في الموطإ : أن أبا أيوب الأنصاري قال : كنا نضحي بالشاة الواحدة يذبحها الرجل عنه وعن أهل بيته .ثم تباهى الناس بعد فصارت مباهاة ، ولكن الثواب فيما ذكر للمضحي خاصة ؛ لأنه الفاعل كما في القائم بفرض الكفاية .

اعانة الطالبين : ج2 ص330
ولو فعلها واحد من اهل البيت كفت عنهم وان سنت لكل منهم فان تركوها كلهم كره هذا ان
تعدد اهل البيت والا فسنة عين ، قال في التحفة ومعنى كونها سنة كفاية مع كونها تسن لكل منهم سقوط الطلب بفعل الغير لاحصول الثواب لمن لم يفعلل